







Oooooh aib....
bahkan aku berhasil menemukan fotoku semasa kecil, skitar umur 3 TAHUN! (hasil dari album keluarga yang sempet di scan)








ng gambar Q.U.E.E.N pake vectoring style seperti biasa (dengan sedikit painting), bedanya lineartnya gak di-vector, tapi pake drawing pen sama halnya dengan gaya B/W ku. Aku juga ngerasa berkat gaya coloring gini, style hand draw ku gak jauh berbeda.
Sedangkan yang satu ini adalah gambar Zephyr dari game Resonance of Fate (XBox360 en PS3) yang sedang kugandrungi. Oh bishie-nya dia.... btw... ini sedang latihan gambar cowok (tapi tetep bishies... ^^") Kali ini lineartnya lebih kasar karena pake sketsa murni. Tapi di gaya pewarnaan ini (vector paint) aku nyadar gambarku malah jadi lembut kesannya.
Sketsa pensil di lineart pake Sakura Pen Pigma Micron 0.05, kemudian dihapus bersih pake penghapus Stabilo, buang ampasnya lalu dilanjtin buat bikin detail rendanya pake Artline Drawing Pen 0.1
Keterangan Gambar:
Penghapus: Aku juga punya 4 jenis penghapus, yakni Stabilo, Staedler dan Faber Castell. Paling sering pake Stabilo soalnya ampasnya halus en mudah dibersihkan. Yang di samping ini Auto-Eraser, bagus buat dipake di medan sempit, harganya pun terjangkau, cuma skitar 3000 perak.
Isi Pensil (Leads) : biasanya aku pake 2B gadungan yang murah meriah hahahahaha... di kovernya tertulis jenis 2B, tapi waktu dipake tebelnya cuma kayak HB (tipis....) Yang di samping mereknya Chanss 'HELLO', isinya panjang-panjang en cuma 1500 perak per kotak isi 30, tapi karena belakangan sulit nyarinya, jadi skarang pake yang merk Joyko (1000 perak per kotak isi 12)
Seminggu sebelum acara, kami mempersiapkan pagar bambu di mana Kak Oyi dan Warkam adalah penyedia bambunya (mereka nge-hunt bambunya di hutan terlarang tempat kerja Warkam LOL). Setelah itu semua dikumpulkan di rumahku dan lalu kemudian mulai diproses pengerjaannya. Ari dan Vivan yang bantu motong selama seminggu penuh dan dibantu juga dengan Adith dan Ali (a.k.a Ghaz Ghaz). Aku? bantu foto dan nyerut bambu LOL Yah walau ada sedikit insiden kecil di mana Kak Oyi cidera ketika memotong bambu dan menyebabkan tangannya terluka cukup dalam karena parang.












.jpg)
.jpg)










.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)





